Skip to main content

Pemborosan kertas oleh kampus

Mengamati masalah registrasi saat ini agak miris dengan sistem yang diberlakukan.
Setiap mahasiswa per kepala yang ingin melakukan registrsi wajib itu yang namanya melakukan perwalian, pada saat perwalian

Persiapan :
1. Mahasiswa wajib mengikuti mailist prodi masing-masing.
2. Mahasiswa wajib mengisi file exel data perwalian yang berisi data diri, histories nilai, status tingkat kelulusan dan rencana perkuliahan.
3. Template file (Contoh_perwalian.xls) dapat diperoleh melalui, mailist prodi. File diberi nama dengan format : KodeDosenWali_NIM_Nama_20092 (nama file tdk sesuai tdk bisa perwalian).
4. File exel dari mahasiswa dikirim ke dosen wali via email minimal 1 hari sebelum perwalian.
5. Mengambil form Berita Acara Perwalian di administrasi Fakultas.
6. Mencetak detail nilai mulai semester 1 dan nilai akhir (dari web).
7. Membawa map (warna biru untuk S1 dan kuning untuk D3) yang telah diberi diberi identitas (NIM, NAMA, ALAMAT, TELEPON, dan EMAIL)


perhatikan syarat nomer 5,6,dan 7.
ingat syarat ini berlaku bagi setiap kepala mahasiswa yg kuliah di kampus putih biru ini yang jumlahnya ribuan(entah hanya untuk mahasiswa IF saja ato semuanya).
Artinya setiap mahasiswa harus menyiapkan map, form berita acara perwalian serta print out nilai.

MAP yang cukup tebal dan besar serta bahannya bagus tentunya membutuhkan lbh banyak sumber daya dalam membuatnya, bahkan kmaren stok map biru kehabisan di salah satu koperasi di kampus.
berita acara yang didapat melalui fotokopian.
Print out nilai yang harus melakukan printing.

Bayangkan berapa kertas yang dihamburkan percuma hanya untuk memenuhi persyaratan ini, padahal ditahun2 sebelumnya belum pernah seperti ini dan lancar2 saja sepertinya.
Tapi entah karena kebijakan untuk membabata habis hutan (kertas terbuat dari kayu) ato apa hingga muncul kebijakan ini.

Katanya kita kampus teknologi, di negara2 maju justru semakin gencar memanfaatkan berbagai peralatan elektronik untuk mempermudah kehidupan.
tapi kita malah kembali k jaman dulu kala (yang padahal ditahun2 sebelumnya gak seperti ini)
jadi buat apa mahasiswa2 kita membuat TA/PA klo ternyata kebijakan kampus saja seperti ini.
Apalagi kebijakan birokrasi yg berbelit-belit.
kmarin temen saya mau ngurus SKL saja susahnya minta ampun.
jadi dia ngajuin ke pak A, harusnya dari pak A ini langsung siserahkan ke pak B (seruangan) tapi tidak dilakukan, harus mahasiswa sendiri yg mengambil dr pak A baru diserahkan ke pak B.. (aneh ato herman???)
ahh tak tahulah sayaa..
birokrasi dimana mana ternyata sama saja..

yakh sudahlah, aq hanyalah mahasiswa biasa yang sedang berjuang untuk keluar dari kampus ini, hanya bisa melihat keadaan tanpa tau harus berbuat apa.
semoga kedepan bisa lebih baik..

maaf bukannya saya menjelekkan kampus sendiri, tapi memang begitulah, hanya ingin berpendapat,, maaf klo ada pihak yang tersinggung, semoga saya gak dituntut passa UU ITE (serem eui,, bisa bahaya, habis puluhan juta, apalagi kasus pritasari itu, masak cma gara2 surat pembaca dituntut ratusan juta,,, hiiii... padahal cma berpendapat, brarti ada pengekangan pendapat,, hahh,, ada ada saja negeri ini)

Comments

Popular posts from this blog

Purworejo Nasibmu Kini

Cerita tentang purworejo tentunya tak lepas dari kemajuan yang sangat pesat hingga tak ada satupun bangunan baru, haha, gak nyambung. Ya tapi begitulah maksudnya orang2 purworejo emang keren dan pesat pembangunannya, tapi mbangun daerah lain, bukan di pordjonya sendiri. Sepertinya orang2 emang enggan mbangun pordjo (termasuk saya). Jadi wajarlah nama “kota pensiun” bener2 pas buat pordjo. Tapi mungkin ya seperti itulah yang saya rasakan. Saya malah merasa lebih ingin pordjo ya gini2 aja, haha, bener2 parah, Justru enak rasanya. Pulang kampung itu gak macet dan masih bisa merasakan hawa2 kesegaran dan ketentraman. Tapi sepertinya keterlaluan juga klo pordjo gak maju2, dari jaman sekolah sampe sekrang gak ada perkembangannya. Cuma 1 kemajuannya udah ada alfamart dan indomaret, wkwkwk.. parah asli. Mall gak punya, tempat hiburan gak punya. Tapi jangan salah jaman saya SD pordjo punya 2 bioskop keren, di bioskop bagelen dan bioskop pusaka. Masih inget dulu saya nonton lion king ama bapak,

Tipus

kamis 4 des telat makan, br mkan jm setengah 2, trus pas kul rpl jam 2 rasanya dah puyenk2 gitu sorenya q minta dianterin priksa k rs.. dikasuh obat jumat, sabtu dah membaik lah... minggu dah lumyan senin fit, k jakarta dech... selasa pagi da rapt jam 6, wah rasane dah g karuan... hanis tu kuliah dengan bdan yg cukup lemes... pulang trus makan, trus tidur (mbolos kuliah, untunge g ada dosen) bangun lumyan lah, meski msh g enak bdan slasa sore nganterin temenku k bec, wah rasane wes ndak jelas nih... yenk2an tenan g tau sadara apa tidak pas jalan ksana... wes ra karuan rabu malem da rapat d sekre. wah pas rapat rasane dah menggigil q tanya temennku katanya biasa ajah.. ndak dingin lha kok q kedinginan pulang langsung pake selimut, jaket tebel dan ndak bsa tidur.. pikira aneh2, tugas lah, lpj lah, peristiwa masa lalu lah pagi br bsa tidur, dan gak kuliah dech siangnya q minta temenku k rs lagi dan cek darah dan positif tipes 1/160 untung trombosit msh bgus 187rbu yo wes lah istirahat da

Analisa Ngawur Alaihum Gambreng

Lagi musim politik sepertinya rame banget dah ini. Apalagi lagi mo blos coblos capres. makin rame dah. Mengikuti perkembangan media baik cetak elektronik maupun sosial lha kok makin sadis aja, black campaign, white campaign, blue, yellow, dll. Jadi menurut "analisis saya" - pake gayanya sentilun.. adalah sebagai berikut Jika arah angin tetap seperti ini saja, tanpa ada badai yg tiba2 menghenyak, maka kemungkinan jokowi unggul dibanding prabowo, kenapa? 1. perkembangan di masyarakat si prabowo ini punya masalah ham, meskipun udah dimentahkan. seandainya benar maka dia pun hanya menjalankan perintah atasan, yang tidak laen atasan dia si wiranto yang sekarang di kubu jokowi. 2. koalisi prabowo isinya orang2 blunder, si hatta ada masalah dengan penegakan hukum yg si anaknya itu, si ical jelas masalah berat sama lapindo, si surya dharma malah ikutan masalah kesandung korupsi haji, yg pks juga ada masalah yg korupsi sapi (meskipun para kader pks membantah abis, tapi namanya st